BIAK NUMFOR – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya secara resmi menutup Pelatihan Pembuatan Perahu Fiber Tahap II yang diperuntukkan bagi warga Mamberamo Raya. Senin (7/9/2026).
Acara penutupan yang berlangsung di Aula UPTD LLK UKM Biak Numfor pada Senin (7/9/2026) ini, dihadiri oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., dan Bupati Mamberamo Raya, Robby Wilson Rumansara, SP., MH.
Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak 31 Agustus hingga 7 September 2026, ini diikuti oleh 17 peserta asal Mamberamo Raya.
Pelatihan ini merupakan wujud nyata kolaborasi strategis antara Dinas Sosial Kabupaten Mamberamo Raya dengan Dinas Tenaga Kerja dan UPTD LLK UKM Biak Numfor dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian ekonomi.
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, menegaskan bahwa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antardaerah ini menjadi sangat krusial di tengah kebijakan refocusing anggaran secara nasional. Beliau menyatakan bahwa pimpinan daerah tidak boleh berdiam diri menghadapi keterbatasan anggaran, melainkan harus bijak mencari peluang agar program yang menyentuh kepentingan publik tetap berjalan demi menjamin kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya atas kepercayaan yang diberikan kepada Biak Numfor sebagai tempat pelatihan vokasi bagi warganya,” ujar Bupati Markus.
Bupati menilai pelatihan tersebut tepat sasaran karena 80 persen wilayah Mamberamo Raya didominasi oleh transportasi sungai, sehingga keterampilan pembuatan perahu fiber akan menjadi bekal produktif bagi para pemuda.
Selain itu, Bupati Mamberamo Raya Robby Rumansara, menjelaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk saling menopang antar-pemda di Papua, untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat di tengah efisiensi fiskal sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Ia menekankan bahwa pelatihan tersebut, bertujuan agar masyarakat menjadi lebih mandiri dan kreatif dalam membangun ekonomi keluarga tanpa terus bergantung pada pemerintah.
“Pemerintah akan terus memberikan perhatian melalui pemberian modal usaha agar keterampilan dasar yang didapat selama pelatihan ini dapat dikembangkan menjadi kelompok UKM yang produktif,” tegas Bupati Robby.
Direncanakan, kolaborasi kedua kabupaten tersebut akan meluas ke sektor lain, termasuk pelayanan kesehatan melalui penjajakan rujukan pasien dari Mamberamo Raya ke Biak untuk menekan biaya transportasi yang tinggi.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga berkomitmen melakukan kunjungan balasan ke Mamberamo Raya guna mempelajari potensi kearifan lokal yang dapat diadopsi di Biak.
Untuk diketahui turut hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Numfor Djoni Domeng, Kepala Dinas Sosial Mamberamo Raya Lukas Senggi, serta Kepala UPTD LLK UKM Biak Yalon Kbarek, kepala kelurahan Sorido, serta para instruktur dan pejabat dilingkungan Disnaker.
















