Hasil Kemitraan PSDMK GKI Klasis Mimika dan Pemerintah Pusat Sambut Natal 2025

GKI Klasis Mimika

MIMIKA – Seksi Seni Budaya Komisi Pengembangan Sumber Daya Manusia Klasis (PSDMK) GKI Mimika menggelar kegiatan kerja bakti dan pembagian paket sembako bagi warga Jemaat GKI KASIH Amamapare, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyambutan Natal 2025 dan Tahun Baru.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan kemitraan dari pemerintah pusat dan dipusatkan di halaman Gedung GKI KASIH Amamapare, Timika Indah. Selain itu, kegiatan juga menyasar lingkungan sekitar, yakni Jalan Perintis Ujung dan Jalan Gang Panibar, Kelurahan Perintis.

banner 400x130

Sekitar 200 warga jemaat terlibat langsung dalam kerja bakti. Meski saat kegiatan resmi dimulai sebagian warga sudah bekerja di lokasi di luar halaman gereja, antusiasme tetap terlihat sejak pagi. Sejak pukul 07.30 WIT, warga tampak serius membersihkan lingkungan, bahkan sebagian telah melakukan pembersihan secara mandiri sebelum acara dibuka secara resmi.

Saat penyerahan bantuan. Foto: Red

Kegiatan diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin Ketua Jemaat selaku Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKI KASIH, Pdt. Helmy Latuheru.

Dalam sambutannya, Pdt. Helmy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komisi PSDMK Klasis GKI Mimika yang telah mempercayakan Jemaat GKI KASIH sebagai lokasi pelaksanaan kerja bakti dan pembagian PAKET sembako. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang telah bermitra dengan Komisi PSDMK Klasis Mimika, khususnya melalui Wakil Ketua Klasis, Pnt. Yohanis S. Nussy, sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

“Kami bersyukur karena jemaat GKI KASIH mendapat perhatian. Hal ini menjadi dorongan bagi warga jemaat untuk terus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bersama,” ujar Pdt. Helmy.

Senada dengan itu, Penanggung Jawab Komisi PSDMK Klasis GKI Mimika yang juga Wakil Ketua Klasis Mimika, Pnt. Yohanis S. Nussy, menyampaikan terima kasih kepada jemaat yang bersedia menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa kerja bakti ini tidak hanya bermakna secara fisik, tetapi juga memiliki nilai rohani dalam konteks Masa Advent.

“Melalui kerja bakti ini, warga diajak membersihkan diri secara jasmani dan rohani pikiran, perasaan, sikap, tutur kata, dan perbuatan agar siap menyambut kedatangan Kristus di Masa Natal. Jika bersih secara jasmani dan rohani, maka suasana Masa Adventus dapat terjaga dengan aman dan kondusif hingga perayaan Natal,” jelasnya.

Saat Kerja Bakti membersihkan lingkungan. Foto: Red

Dalam pelaksanaannya, warga dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja yang dikoordinir oleh Wakil Ketua PHMJ GKI KASIH sekaligus Ketua RT 04 Kelurahan Perintis, Pnt. Yan Elvis Deda. Kelompok kerja difokuskan pada pembersihan halaman Gedung GKI KASIH lama dan baru, serta area di luar lingkungan gereja, termasuk Jalan Perintis Ujung dan Jalan Gang Panibar.

Selain pembersihan lingkungan, kegiatan ini juga mencakup pembuatan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di tiga titik, yakni di halaman Gedung GKI KASIH, di Jalan Perintis Ujung, dan di samping Jalan Gang Panibar. Meski pengerjaannya baru mencapai sekitar 50 persen, TPS tersebut diharapkan dapat dilanjutkan hingga tuntas agar lingkungan terlihat lebih bersih, indah, dan asri.

Pnt. Yohanis S. Nussy menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui jajaran kementerian dalam menyentuh langsung komunitas masyarakat, termasuk jemaat gereja. Kegiatan di GKI KASIH diharapkan dapat berkembang menjadi program yang lebih besar dan berdampak luas ke depannya.

Saat penyerahan Pake Sembako. Foto: Red

Usai kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan makan bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada jemaat dan warga sekitar.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WIT dan ditutup dengan ungkapan syukur serta terima kasih dari perwakilan warga jemaat. Pnt. Raimon Seniz menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang dinilai menyentuh kebutuhan riil masyarakat di Indonesia Timur, khususnya di Timika.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dikembangkan menjadi program yang lebih baik dan bermakna bagi jemaat dan masyarakat,” ujarnya.

Seniz menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga. “Terima kasih kepada pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto. Ke depan kami berharap ada kegiatan lanjutan, karena masyarakat sangat merindukannya,” katanya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara gereja, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya, baik secara fisik maupun spiritual, khususnya dalam Masa Adventus menuju perayaan Natal.

Komentar