Home / Hukrim / TNI - Polri

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Lima Pekerja Proyek Jalan Tewas Ditembak di Tolikara, Polisi Evakuasi Korban dan Selidiki Pelaku

Proses Evakuasi korban oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Tolikara dan Polsek Illu. Foto: Red/Ist

Proses Evakuasi korban oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Tolikara dan Polsek Illu. Foto: Red/Ist

TOLIKARA, – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Tolikara dan Polsek Illu mengevakuasi korban sekaligus melakukan penyelidikan atas penembakan terhadap pekerja proyek jalan di sekitar Kali Kabur, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu (2/8/2026).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, sedangkan lima korban lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Berdasarkan pendataan sementara, lima orang dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak dan luka penganiayaan berat, sedangkan lima orang lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Yusuf saat diwawancarai, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, empat korban meninggal yang telah teridentifikasi masing-masing berinisial A.S., E.A., B., dan A.C.R. Tiga korban, yakni A.S., E.A., dan B., telah dievakuasi ke RSUD Mulia. Sementara A.C.R. dievakuasi ke RSUD Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Satu korban meninggal lainnya merupakan warga asli Papua yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Adapun lima korban selamat berinisial W.R., S.S., H.M., S.U., dan J.J.M. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Mulia untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Yusuf mengatakan, berdasarkan informasi awal di lapangan, aksi penyerangan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap X Tolikara yang dipimpin Rambo Botak. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses verifikasi oleh penyidik.

“Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. Identitas dan pihak yang bertanggung jawab akan disampaikan setelah didukung oleh hasil penyelidikan dan alat bukti yang memadai,” katanya.

Merespons kejadian tersebut, personel Polsek Illu yang dipimpin Kapolsek Illu Iptu Rajab Ilyas bersama personel Polres Tolikara dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban serta memberikan penanganan awal.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap hingga Senin (3/8/2026) dini hari dengan mengutamakan keselamatan korban maupun personel. Dalam pelaksanaannya, petugas sempat menghadapi gangguan keamanan berupa kontak tembak dengan pihak yang belum teridentifikasi. Meski demikian, proses evakuasi tetap dilanjutkan secara terukur dengan mengedepankan aspek keselamatan.

Yusuf mengatakan penyidik saat ini masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta mendalami berbagai informasi untuk mengidentifikasi pelaku, mengungkap motif dan modus penyerangan, serta memastikan pihak yang bertanggung jawab.

“Saat ini penyidik terus mengumpulkan dan memeriksa barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta mendalami berbagai informasi untuk mengidentifikasi pelaku, mengungkap motif, modus, dan memastikan pihak yang bertanggung jawab. Terkait pasal yang akan disangkakan, hal tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan, alat bukti, dan konstruksi hukum perkara. Kami tidak akan mendahului proses penyidikan yang masih berjalan,” ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi, peristiwa terjadi ketika para pekerja sedang berada di kawasan proyek jalan di Distrik Kanggime. Polisi masih terus mendalami seluruh informasi yang relevan guna memastikan kronologi dan pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa aparat akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Saat ini petugas kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus bekerja secara maksimal untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa ini. Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap penanganan kejadian di wilayah operasi.

“Selain melakukan penyelidikan, kami juga memprioritaskan proses evakuasi dan penanganan terhadap seluruh korban. Kami memastikan setiap perkembangan perkara akan ditangani secara akuntabel dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap masyarakat,” ujarnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa setiap pihak yang nantinya terbukti bertanggung jawab berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum, menurut kepolisian, akan dilakukan secara profesional, proporsional, terukur, dan tetap menjunjung prinsip akuntabilitas.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun dugaan mengenai identitas pelaku yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kesimpangsiuran informasi dan mengganggu proses penyelidikan. Masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut diminta segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan penanganan perkara akan terus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat, perlindungan korban, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di Papua Pegunungan.

 

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Lakukan Olah TKP Penembakan saat Festival Budaya Lembah Baliem Digelar di Wamena

Hukrim

Tim Gabungan Lakukan Penegakan Hukum terhadap DPO di Tembagapura

TNI - Polri

Satgas Damai Cartenz Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Waaf, Warga Apresiasi Kepedulian Polri

TNI - Polri

Satgas Damai Cartenz Edukasi Bahaya Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial kepada Pelajar di Sarmi

TNI - Polri

Satgas Ops Damai Cartenz Bangun Akses Jalan ke TPU Muslim di Mimika Bersama Warga

Hukrim

Tokoh Papua Kecam Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo, Desak Pelaku Diproses Hukum

Berita

Satgas ODC 2026 Patroli Jalan Kaki, Jaga Keamanan Warga di Puncak Jaya

Berita

Satgas ODC 2026 Gelar Patroli Dialogis dan Layanan Kesehatan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak