OKU Timur – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (Oku Timur), menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) PA GMNI Sumatera Selatan yang diselenggarakan sebagai forum konsolidasi organisasi, penguatan peran alumni dan penyusunan arah pembangunan Sumatera Selatan.
Saat menghadiri agenda tersebut, Ketua DPC PA GMNI Oku Timur, Budi Prasetiyo, S.IP menyampaikan sejumlah gagasan strategis yang penting untuk menjadi perhatian bersama oleh pemerintah daerah maupun elemen pembangunan lainnya di Sumatera Selatan.
Budi menegaskan, bahwa pembangunan sumatera selatan harus bertumpu pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang merata hingga ke daerah-daerah.
Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia agar mampu menghasilkan daya saing daerah yang kuat di masa mendatang.
“Kami memandang bahwa pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang yang harus menjadi prioritas. Pemerataan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta peningkatan kualitas generasi muda harus menjadi agenda bersama di seluruh wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya
Selain itu, Ia juga mendorong penguatan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian. Sebagai salah satu sektor penopang perekonomian masyarakat Sumatera Selatan, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi, jalan produksi, sarana distribusi hasil pertanian, serta dukungan teknologi pertanian dinilai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di banyak daerah. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur pertanian harus menjadi prioritas pembangunan agar mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani,” lanjutnya.
Di samping itu, ia juga menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian persoalan tapal batas antar wilayah di Sumatera Selatan. Kepastian batas administrasi dinilai menjadi fondasi penting dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, kepastian hukum, serta perencanaan pembangunan daerah.
“Persoalan tapal batas yang masih menyisakan perbedaan persepsi di beberapa wilayah perlu segera diselesaikan melalui pendekatan hukum, administrasi, dan musyawarah yang mengedepankan kepentingan masyarakat. Kepastian batas wilayah akan memberikan kepastian hukum dan mendorong percepatan pembangunan daerah,” tegasnya
Melalui Konferensi Daerah DPD PA GMNI Sumatera Selatan ini, DPC PA GMNI OKU Timur berharap organisasi alumni GMNI dapat terus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah, memperkuat persatuan, serta menghadirkan gagasan-gagasan progresif demi terwujudnya Sumatera Selatan yang maju, berkeadilan, dan berdaya saing.















