Home / Berita

Sabtu, 12 September 2026 - 13:52 WIB

Hari Ketujuh, 4 Korban Perahu Ketinting Terbalik di Muara Betcbamu Belum Ditemukan

Saat Operasi SAR digelar untuk mencari para korban terbaliknya Perahu Ketinting di Muara Betcbamu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Foto: Red/Ist

Saat Operasi SAR digelar untuk mencari para korban terbaliknya Perahu Ketinting di Muara Betcbamu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Foto: Red/Ist

ASMAT — Upaya pencarian empat korban perahu ketinting yang terbalik di Muara Betcbamu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, memasuki hari ketujuh, Sabtu (12/9/2026).

Namun hingga pencarian berakhir sore hari, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan keempat korban.

Pencarian dilakukan secara intensif oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer SAR Asmat, TNI AL, Polair, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Tim menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban. Titik pencarian ditentukan berdasarkan perhitungan pasang surut dan arah arus air laut di perairan Asmat.

Namun, setelah pencarian dilakukan selama tujuh hari, belum ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan empat korban.

Operasi SAR Diusulkan Ditutup

Setelah pencarian dilakukan secara maksimal selama tujuh hari, operasi SAR terhadap empat korban tersebut diusulkan untuk ditutup.

Langkah tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, yang mengatur pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan berdasarkan hasil evaluasi terhadap upaya yang telah dilakukan.

“Operasi SAR telah dilaksanakan secara maksimal selama 7 hari dan sesuai hasil evaluasi dan kesepakatan bersama maka operasi SAR diusulkan tutup,” Ucap Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M, Sabtu (12/9/2026).

Meski operasi diusulkan ditutup, pencarian tidak sepenuhnya berhenti. Jika di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat kembali dibuka.

“Namun jika kemudian hari ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali kembali,” Jelas I Wayan Suyatna.

Dengan ditutupnya operasi SAR, seluruh potensi SAR yang terlibat dalam pencarian akan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Pihak terkait juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat dalam upaya pencarian, termasuk keluarga korban dan masyarakat setempat.

Hingga hari ketujuh, empat korban masih belum ditemukan.

 

Share :

Baca Juga

Berita

Seorang Ibu yang Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas di Jayapura, Ditetapkan Sebagai Tersangka

Berita

Diduga Aniaya Anak Kandung Hingga Meninggal Dunia, Seorang Ibu diamankan Polisi di Jayapura

Berita

Kantongi Ciri-ciri Pelaku, Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya

Berita

Polisi Lakukan Olah TKP Penembakan saat Festival Budaya Lembah Baliem Digelar di Wamena

Berita

Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Diduga Terjatuh ke Laut di Perairan Kaimana, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Berita

Pemancing Hilang di Perairan Kaimana Ditemukan Meninggal Dunia, Keluarga Kenali Korban dari Jam Tangan

Berita

Satgas ODC 2026 Patroli Jalan Kaki, Jaga Keamanan Warga di Puncak Jaya

Berita

Satgas ODC 2026 Gelar Patroli Dialogis dan Layanan Kesehatan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak