Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, meluncurkan Program Kios Pangan Keliling untuk memasarkan hasil panen Mama-Mama Papua secara langsung kepada masyarakat. Program yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika itu mulai beroperasi secara rutin hingga tiga kali dalam sepekan sejak Jumat (24/7/2026).
Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Husnia, mengatakan seluruh komoditas yang dijual melalui kios keliling berasal dari hasil kebun Mama-Mama Papua. Hasil panen tersebut dijemput langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan dari lokasi budidaya sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Menurut Husnia, program tersebut tidak hanya bertujuan memperluas akses pemasaran bagi petani lokal, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat asli Papua, menjaga stabilitas harga pangan, serta menekan laju inflasi di Kabupaten Mimika.
Selain itu, pemerintah memberikan subsidi sehingga masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), dapat memperoleh pangan lokal dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami berharap program ini dapat menjadi wadah pemasaran bagi hasil pertanian Mama-Mama Papua sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Husnia.
Hingga saat ini, Kios Pangan Keliling telah beroperasi di sejumlah lokasi, antara lain Halaman Pusat Pemerintahan (Puspem), area samping Stadion Wania, dan Kantor Kelurahan Karang Senang.
Ke depan, layanan akan diperluas ke Kantor Kelurahan Inauga, Kelurahan Sempan, Halaman Kantor Distrik Wania, serta kawasan Perumahan BTN. Program tersebut direncanakan berlangsung hingga Desember 2026.
Untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen, komoditas yang belum terjual saat kegiatan keliling akan dipasarkan kembali melalui Toko Pangan Dinas Ketahanan Pangan serta dua titik penjualan tetap di Distrik Mimika Timur.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap distribusi pangan lokal semakin optimal, harga kebutuhan pokok tetap stabil, serta kesejahteraan Mama-Mama Papua sebagai pelaku pertanian lokal dapat terus meningkat.
Sumber: Diskominfo Mimika











