Home / Berita / Kabar Papua / TNI - Polri

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:29 WIB

Tokoh Adat Keerom Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersama Jaga Kedamaian Papua

Tokoh Adat Keerom, Herman Yoku. Foto: Red/Ist

Tokoh Adat Keerom, Herman Yoku. Foto: Red/Ist

Keerom – Kepala Suku Besar Wiikaya Keerom, Herman Yoku, menegaskan bahwa menjaga kedamaian di Papua bukan semata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama menjadi fondasi utama dalam menciptakan kehidupan yang aman dan harmonis.

Pernyataan tersebut disampaikan Herman Yoku pada 9 Juli. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap upaya Satgas Operasi Damai Cartenz yang selama ini mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Herman juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama membangun Papua yang damai.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Satgas Damai Cartenz yang telah sekian lama melakukan pendekatan humanis. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama membangun Papua, menjaga Papua tetap damai, hidup berdampingan sebagai sesama ciptaan Tuhan, serta terus memegang pesan-pesan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Herman.

Sebagai tokoh adat, Herman menilai bahwa keamanan tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui komunikasi yang berkelanjutan antara aparat dan masyarakat. Menurutnya, ruang dialog perlu terus diperkuat agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, mempererat persaudaraan, serta mencegah potensi konflik dalam kehidupan sosial.

Ia menegaskan bahwa kedamaian Papua merupakan harapan bersama yang harus dijaga oleh seluruh pihak. Untuk itu, masyarakat diharapkan terus memperkuat persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang berpotensi memecah kebersamaan.

Di sisi lain, Herman mengakui masih adanya sejumlah peristiwa kekerasan yang memengaruhi rasa aman masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap pendekatan humanis kepada masyarakat tetap dilanjutkan, sementara penanganan terhadap setiap dugaan tindak pidana dilakukan secara profesional, sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pendekatan humanis sudah banyak dilakukan. Harapan saya, upaya itu terus berjalan. Sementara apabila ada pelanggaran hukum, penanganannya dilakukan sesuai SOP dan secara terukur agar masyarakat benar-benar merasakan keamanan dan kenyamanan di tanah Papua,” katanya.

Menutup penyampaiannya, Herman kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan serta bersama-sama merawat Papua sebagai tanah yang damai. Ia meyakini keamanan yang dirasakan masyarakat hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur, baik masyarakat maupun aparat, terus membangun komunikasi, saling menghormati, dan menjalankan peran masing-masing demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.

 

Share :

Baca Juga

Kabar Papua

Polres Jayapura Amankan 78 Pelajar yang Hendak Ikuti Aksi SPWP, Dikembalikan ke Pihak Sekolah

Kabar Papua

Perkuat Pelayanan Dasar Kesehatan, Tiga Pemda Teken PKS Bantuan Sosial Kedukaan

Berita

Hari Ketujuh, 4 Korban Perahu Ketinting Terbalik di Muara Betcbamu Belum Ditemukan

Hukrim

Dua DPO Diidentifikasi dalam Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Satgas Damai Cartenz Kejar Pelaku

Hukrim

Satgas Damai Cartenz Identifikasi Dua DPO Terkait Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Hukrim

Manfaatkan Situasi Kebakaran, Delapan Orang Jadi Tersangka Penjarahan di Dok V Bawah

Hukrim

Polres Jayapura Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Kampung Ifale

Kabar Papua

Tingkatkan SDM, Pemkab Biak Numfor dan Pemkab Mamberamo Raya Gelar Pelatihan Perahu Fiber