Mimika – Speed Boat bermuatan buah apel dan satu orang penumpang bernama Rally Farneubun berusia 40 Tahun, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada 5 Juni 2026 lalu, berhasil di evakuasi ke Timika.
Proses evakuasi berhasil dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga korban dari kapal ikan ke dermaga SAR Timika pada Sabtu 6 Juni 2026 sore. Diketahui, korban selamat dari peristiwa tersebut.
Dari keterangan korban, disampaikan bahwa saat perjalanannya menuju Asmat speed boat mengalami mati mesin di muara amar akibat bahan bakar tercampur air.
“Hujan kabut jadi saya mulai hanyut dari situ ke laut, jadi dari jam 7 malam sampai jam 3 subuh itu hujan. Datang pagi saya buka mata lihat sudah laut biru, saya ketemu kapal jadi saya star (nyalakan) mesin lari ke bagian kapal tapi tidak sampai kapal mesin mati jadi mulai hanyut. Setelah saya buang barang, mulai hanyut sampai muara timika,” Ucap Rally Farneubun
Diketahui, korban mengaku untuk bertahan hidup dilaut selama hilang kontak dan hanyut, korban hanya mengkonsumsi apel.
“Makan apel, minum air (sari) apel,” Jelasnya
Setelah evakuasi, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga yang ikut membantu proses evakuasi.
Dengan selesainya proses evakuasi dan penyerahan korban maka operasi SAR terhadap speed boat bermuatan apel dengan POB 1 orang yang hilang kontak di perairan Timika-Asmat diusulkan tutup.
Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.
















